FOLLOWERS

muwasafat tarbiyah




 

IMAM HASSAN AL-BANNA
MUWASORAF AT-TARBIAH


10 Ciri-ciri Peribadi Muslim-Hasan al-Banna

1)Akidah yang sejahtera(Salimul Aqidah)
2)Ibadah yang shahih(Sahihul Ibadah)
3)Akhlak yang sempurna(Matinul Khuluq)
4)Tersusun urusannya
5)Sihat tubuh badanya(Qawiyal Jism)
6)Berdisiplin dengan masa(Harithun ala waktihi)
7)Pandai berdikari
8)Bersungguh sungguh melawan hawa nafsu(Mujahadah ala nafsi)
9)Bermanfaat untuk orang lain(Nafiaun li ghairihi)
10)Berilmu pengetahuan(Mutsaqqafal Fikri)


Hasan al-Banna adalah tokoh besar dalam sejarah dakwah. Beliau pernah menggariskan 10 ciri-ciri penting dalam usaha pembentukan peribadi Muslim. Moga Allah sentiasa merahmati beliau dan memberi kekuatan untuk setiap dai yang mengambil suntikan motivasi perjuangan beliau. Semalam saya telah turun berkempen. Berkempen kepada anak-anak didik saya. Berkempen untuk dipraktikkan 10 ciri-ciri peribadi Muslim. Berkempen untuk melahirkan peribadi-peribadi unggul, yang bakal mencorakkan masa depan ummah dan negara....

Saya telah berkempen di sini hampir dua tahun, langkah seterusnya adalah untuk melihat kefahaman ini diterjemahkan, diparaktikkan dengan semaksima yang mungkin...

Muslim yang ingin mempersiapkan diri dalam perjuangan Islam perlu memperbaiki dirinya agar sentiasa terkehadapan daripada manusia lain. Risalah Islam yang syumul ini hendaklah difahami dengan membentuk diri yang syumul juga. Maka hendaklah diteliti di sini tentang aspek-aspek seorang da’ie Muslim dalam rangkanya untuk menjadi seorang Muslim yang sempurna. Sifat-sifat yang perlu ada pada diri ialah:






1. Salimul Aqidah.

Aqidah yang bersih (salimul aqidah) merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada Allah swt dan dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan- ketentuan-Nya. Dengan kebersihan dan kemantapan aqidah, seorang muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada Allah sebagaimana firman-Nya yang artinya:'Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku, semua bagi Allah Tuhan semesta alam' (QS 6:162). Karena memiliki aqidah yang salim merupakan sesuatu yang amat penting, maka dalam da'wahnya kepada para sahabat di Makkah, Rasulullah sallallah ‘alahi wasallam mengutamakan pembinaan aqidah, iman atau tauhid


Seorang da’ie semestinya redha Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama dan Muhammad saw sebagai Nabi dan Rasul yang terakhir. Sentiasalah muraqabah kepada Allah dan mengingati akhirat, memperbanyakkan nawafil dan zikir. Di samping itu, jangan dilupakan tugas menjaga kebersihan hati, bertaubat, istighfar, menjauhi dosa dan syubhat.


2. Shahihul Ibadah.

Ibadah yang benar (shahihul ibadah) merupakan salah satu perintah Rasul sallallah ’alaihi wasallam yang penting, dalam satu hadisnya; beliau menyatakan: 'solatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku solat.' Dari ungkapan ini maka dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul sallallah ’alaihi wasallam yang bererti tidak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan.

Seorang da’ie perlu melakukan ibadat yang meninggikan roh dan jiwanya, perlu belajar untuk membetulkan amalannya dan mengetahui halal dan haram dan tidak melampau atau berkurang (pertengahan) atau dengan kata lainnya bersederhana dalam setiap urusan dalam kehidupannya.






3. Matinul Khuluq.

Akhlak yang kukuh (matinul khuluq) atau akhlak yang mulia merupakan sikap dan prilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim, baik dalam hubungannya kepada Allah mahupun dengan makhluk-makhluk-Nya. Dengan akhlak yang mulia, manusia akan bahagia dalam hidupnya, baik di dunia apalagi di akhirat. Karena begitu penting memiliki akhlak yang mulia bagi umat manusia, maka Rasulullah sallallah ’alaihi wasallam ditutus untuk memperbaiki akhlak dan beliau sendiri telah mencontohkan kepada kita akhlaknya yang agung sehingga diabadikan oleh Allah di dalam Al- Qur'an, Allah berfirman yang artinya: 'Dan sesungguhnya kamu benar- benar memiliki akhlak yang agung' (QS 68:4).
Akhlak kita ialah Al-Quran dan ianya terserlah pada diri Nabi saw. Telah dijelaskan beberapa unsur oleh Imam Al-Banna dalam kewajipan seorang da’ie iaitu bersifat sensitif, tawadhu’, benar dalam perkataan dan perbuatannya, tegas, menunaikan janji, berani, serius, menjauhi teman buruk dan lain-lain.




4. Qowiyyul Jismi.

Kekuatan jasmani (qowiyyul jismi) merupakan salah satu sisi peribadi muslim yang harus ada. Kekuatan jasmani bererti seorang muslim memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fizikalnya yang kuat. Shalat, puasa, zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fizikal yang sihat atau kuat, apalagi perang di jalan Allah dan bentuk- bentuk perjuangan lainnya. Oleh karena itu, kesihatan jasmani harus mendapat perhatian seorang muslim, dan pencegahan dari penyakit jauh lebih utama daripada pengubatan. Meskipun demikian, sakit tetap kita anggap sebagai sesuatu yang wajar bila hal itu kadang-kadang terjadi, dan jangan sampai seorang muslim selalu dalam keadaan lemah dan kesakitan. Karena kekuatan jasmani juga termasuk perkara yang penting, maka Rasulullah sallallah alaihi wasallam bersabda yang artinya: 'Mu'min yang kuat lebih aku cintai daripada mu'min yang lemah' (HR. Muslim).

Dakwah adalah berat pada tanggungjawab dan tugasnya, maka di sini perlunya seorang da’ie itu tubuh badan yang sihat dan kuat. Rasulullah saw menitikberatkan soal ini, sabdanya:

“Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dikasihi Allah dari mukmin yang lemah, tetapi pada keduanya ada kebaikan.”
Kita juga hendaklah sentiasa memeriksa kesihatan diri, mengamalkan riadah dan tidak memakan atau minum suatu yang boleh dan diketahui merosakkan badan.


5. Mutsaqqoful Fikri.

Intelek dalam berfikir (mutsaqqoful fikri) merupakan salah satu sisi peribadi muslim yang penting. Karena itu salah satu sifat Rasul adalah fathonah (cerdas) dan Al-Qur'an banyak mengungkap ayat-ayat yang merangsang manusia untuk berfikir, misalnya firman Allah yang ertinya: Mereka bertanya kepadamu tentang, khamar dan judi. Katakanlah: 'pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya.' Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: 'Yang lebih dari keperluan.'Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir (QS 2:219). Di dalam Islam, tidak ada satupun perbuatan yang harus kita lakukan, kecuali harus dimulai dengan aktiviti berfikir. Untuk itu seorang muslim harus memiliki wawasan keislaman dan keilmuan yang luas. Biasakah kita bayangkan, betapa bahayanya suatu perbuatan tanpa mendapatkan pertimbangan pemikiran secara matang terlebih dahulu. Oleh karena itu Allah mempertanyakan kepada kita tentang tingkatan intelektualitas seseorang sebagaimana firman-Nya yang ertinya: Katakanlah:samakah orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui, sesungguhnya orang-orang yang berakallah yang dapatmenerima pelajaran (QS 39:9).


Seorang da’ie perlu berpengetahuan tentang Islam dan maklumat am supaya mampu menceritakan kepada orang lain perihalnya di samping perlu bersumberkan kepada Al-Quran dan Hadis serta ulama’ yang thiqah. Pesan Imam Banna:

“Perlu boleh membaca dengan baik, mempunyai perpustakaan sendiri dan cuba menjadi pakar dalam bidang yang diceburi.”

Selain itu, seorang da’ie perlu mampu membaca Al-Quran dengan baik, tadabbur, sentiasa mempelajari sirah, kisah salaf dan kaedah serta rahsia hukum yang penting.



6. Mujahadatun Linafsihi.

Berjuang melawan hawa nafsu (mujahadatun linafsihi) merupakan salah satu kepribadian yang harus ada pada diri seorang muslim, karena setiap manusia memiliki kecenderungan pada yang baik dan yang buruk. Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk amat menuntut adanya kesungguhan dan kesungguhan itu akan ada dengan seseorang itu berjuang dalam melawan hawa nafsu. Oleh karena itu hawa nafsu yang ada pada setiap diri manusia harus diupayakan tunduk pada ajaran Islam, Rasulullah sallallah ’alaihi wasallam bersabda yang artinya: Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (ajaran islam) (HR. Hakim).

Seorang da’ie perlu mempunyai azam yang kuat untuk melawan kehendak nafsunya dan mengikut kehendak Islam di samping tidak menghiraukan apa orang lain kata dalam mempraktikkan Islam yang sebenarnya. Perlulah diingatkan bahawa dai’e mungkin melalui suasana sukar yang tidak akan dapat dihadapi oleh orang yang tidak biasa dengan kesusahan.



7. Harishun 'ala Waqtihi.

Pandai menjaga waktu (harishun ala waqtihi) merupakan faktor penting bagi manusia. Hal ini karena waktu itu sendiri mendapat perhatian yang begitu besar dari Allah dan Rasul-Nya. Allah s.w.t banyak bersumpah di dalam Al-Qur'an dengan menyebut nama waktu seperti wal fajri, wad dhuha, wal asri, wallaili dan sebagainya. Allah Swt memberikan waktu kepada manusia dalam jumlah yang sama setiap, 24 jam sehari semalam. Dari waktu yang 24 jam itu, ada manusia yang beruntung dan tak sedikit manusia yang rugi. Karena itu tepat sebuah semboyan yang menyatakan: 'Lebih baik kehilangan jam daripada kehilangan waktu.' Waktu merupakan sesuatu yang cepat berlalu dan tidak akan pernah kembali lagi. Oleh karena itu setiap muslim amat dituntut untuk memanfaatkan waktunya dengan baik, sehingga waktu dapat berlalu dengan penggunaan yang efektif, tak ada yang sia-sia. Maka diantara yang disinggung oleh Nabi sallalla ‘alaihi wasallam adalah memanfaatkan momentum lima perkara sebelum datang lima perkara, yakni waktu hidup sebelum mati, sehat sebelum sakit, muda sebelum tua, senggang sebelum sibuk dan kaya sebelum miskin.

Sentiasa beringat bahawa waktu, nilainya lebih mahal dari emas, waktu adalah kehidupan yang tidak akan kembali semula. Mengimbau kembali sejarah di zaman dahulu, para sahabat sentiasa berdoa agar diberkati waktu yang ada pada mereka.



8. Munazhzhamun fi Syu'unihi.

Teratur dalam suatu urusan (munzhzhamun fi syuunihi) termasuk kepribadian seorang muslim yang ditekankan oleh Al-Qur'an maupun sunnah. Oleh karena itu dalam hukum Islam, baik yang terkait dengan masalah ubudiyah maupun muamalah harus diselesaikan dan dilaksanakan dengan baik. Ketika suatu urusan ditangani secara bersama-sama,maka diharuskan bekerjasama dengan baik sehingga Allah menjadi cinta kepadanya. Dengan kata lain, suatu urusan dikerjakan secara profesional, sehingga apapun yang dikerjakannya, profesionalisme selalu mendapat perhatian darinya. Bersungguh-sungguh, bersemangat dan berkorban, adanya kesinambungan dan penguasaan ilmu pengetahuan merupakan diantara yang mendapat perhatian secara serius dalam menunaikan tugas-tugasnya.

Untuk manfaatkan waktu dengan baik, maka timbulnya keperluan kepada penyusunan dalam segala urusan. Gunakanlah segala masa dan tenaga tersusun untuk manfaat Islam dan dakwah.


9. Qodirun 'alal Kasbi.

Memiliki kemampuan usaha sendiri atau yang juga disebut dengan mandiri (qodirun alal kasbi) merupakan ciri lain yang harus ada pada seorang muslim. Ini merupakan sesuatu yang amat diperlukan. Mempertahankan kebenaran dan berjuang menegakkannya baru bisa dilaksanakan manakala seseorang memiliki kemandirian, terutama dari segi ekonomi. Tak sedikit seseorang mengorbankan prinsip yang telah dianutnya karena tidak memiliki kemandirian dari segi ekonomi. Karena itu pribadi muslim tidaklah mesti miskin, seorang muslim boleh saja kaya raya bahkan memang harus kaya agar dia bisa menunaikan haji dan umroh, zakat, infaq, shadaqah, dan mempersiapkan masa depan yang baik. Oleh karena itu perintah mencari nafkah amat banyak di dalam Al-Qur'an maupun hadits dan hal itu memilik keutamaan yang sangat tinggi. Dalam kaitan menciptakan kemandirian inilah seorang muslim amat dituntut memiliki keahlian apa saja yang baik, agar dengan keahliannya itu menjadi sebab baginya mendapat rizki dari Allah Swt, karena rizki yang telah Allah sediakan harus diambil dan mengambilnya memerlukan skill atau ketrampilan.

Seorang da’ie walaupun kaya, perlu bekerja. Dia juga tidak boleh terlalu mengejar jawatan dalam kerajaan. Dalam keadaan tertentu, meletakkan jawatan dan meninggalkan tempat kerja mengikut keperluan dakwah lebih utama dari gaji dan pendapatan yang diterima. Selain itu, dia hendaklah sentiasa melakukan setiap kerja dengan betul dan sebaiknya (ihsan). Dalam soal kewangan, menjauhi riba dalam semua lapangan, menyimpan untuk waktu kesempitan, menjauhi segala bentuk kemewahan apatah lagi pembaziran dan memastikan setiap sen yang dibelanja tidak jatuh ke tangan bukan Islam adalah beberapa perkara penting yang perlu dititikberatkan dalam kehidupan.


10. Naafi'un Lighoirihi.

Bermanfaat bagi orang lain (nafi'un lighoirihi) merupakan sebuah tuntutan kepada setiap muslim. Manfaat yang dimaksud tentu saja manfaat yang baik sehingga dimanapun dia berada, orang disekitarnya merasakan keberadaannya karena bermanfaat besar. Maka jangan sampai seorang muslim adanya tidak menggenapkan dan tidak adanya tidak mengganjilkan. Ini berarti setiap muslim itu harus selalu berpikir, mempersiapkan dirinya dan berupaya semaksimal untuk bisa bermanfaat dalam hal-hal tertentu sehingga jangan sampai seorang muslim itu tidak bisa mengambil peran yang baik dalam masyarakatnya. Dalam kaitan inilah, Rasulullah saw bersabda yang artinya: sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Qudhy dari Jabir). Demikian secara umum profil seorang muslim yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan hadits, sesuatu yang perlu kita standarisasikan pada diri kita masing-masing.

Da’ie umpama lilin yang membakar diri untuk menyuluh jalan orang lain. Da’ie adalah penggerak kepada dakwah dan Islam. Masa depan Islam, hidup dan terkuburnya Islam bergantung kepada da’ie. Amal Islam seorang da’ie ialah untuk menyelamatkan orang lain daripada kesesatan. Da’ie akan sentiasa merasa gembira bila dapat membantu orang lain. Paling indah dalam hidupnya ialah bila dapat mengajak seorang manusia ke jalan Allah.





Imam Abu Hanifah



PRINSIP DAKWAH & PENGURUSAN

Pelajaran ini Syeikh Solah al-Misri telah memberi tugasan yang amat menarik sekali.
Akhlah Islamiyah Rasuluallah, Sahabat, Tabi'in, Auliya', & Ulama'




IMAM ABU HANIFAH

Nama beliau adalah Nu’man bin Thabit bin Marzuban.Gelarannya adalah Abu Hanifah dan berketurunan dari Negara Farsi.Beliau berasal dari kalangan keluarga yang mulia dikalangan dari kaumnya.Beliau berasal dari Negara Kabil yang sekarang dikenali sebagai negara Palestin.Datuknya adalah Marzuban yang telah memasuki agama islam pada zaman Saidina Umar radyiallah.Imam Abu Hanifah telah berpindah ke Kufah setelah rumahnya dirampas.di Kufah,beliau dibesarkan dalam kalngan yang soleh dan kaya-raya.
Pada usia yang muda Imam Abu Hanifah telah menghafaz al-qur’an.Pada zaman remajanya beliau telah menampakkan dirinya yang mempunyai kecermelangan dalam ilmu pengetahuan dan beliau telah menunjukkan kecintaanya kepada ilmu pengetahuan.apabila menjelang umur 16 tahun , bapanya telah membawa beliau ungtuk menunaikan haji dan menziarahi makam Rasulallah s.a.w dan seterusnya menziarahi masjid nabi Muhammad s.a.w.

KEALIMAN DAN PENGETAHUANYA
Sesungguhnya Imam Abu Hanifah adalah seorang yang zuhud dan wara.berkata Ibnu al-Mubarak:dikatajan Sufian al-Suri: Imam Abu Hanifah terhindar dari gossip,beliau dijauhi dari fitnah oleh musuh.
Berkata lagi: Sesunguhnya Allah itu bijak,Allah sangat bijak dalam memaparkan kebaikan hambaNya.Beliau amat luas dalam ilmu pengetahuan terutamanya ilmu sains.


IBADAH IMAM ABU HANIFAH


Sesungguhnya Imam Abu Hanifah telah khatam al-Quan yang mulia pada setiap harinya.Beliau telah solat selama 30 tahun dengan sekali sahaja mengambil wudhuk.Beliau juga telah menuanaikan haji sebanyak 55 kali dalam kehidupannya.

Akhirnya Imam Abu Hanifah telah meninggal dunia pada bulan rajab 150h bersamaan dengan 767m ketika usia beliau 68 tahun.
Beliau telah meninggal disebabkan termakan makanan yang telah diracuni oleh musuh.Dalam riwayat lain,beliau telah dipukul sehingga meninggal dunia didalam penjara.
Berkata Ibn Kathir : Beliau telah didoakan oleh orang ramai sebanyak 6 kali, dan kuburnya telah mendapat rahmat dari Allah s.w.t.Insyallah.



-->SIRI 1


PTPTN

“Meneliti isu PTPTN daripada pelbagai sudut. Positif dan juga kesan negatifnya secara berilmiah”




Dunia seakan tergamam dengan keberanian mahasiswa sekarang. Pernah dengar kata-kata ini??

"Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kugoncangkan dunia, jika ada sembilan pemuda lagi maka Indonesia pasti berubah."
( Ir. Soekarno, Presiden Indonesia 1 )

Kamu kan mahasiswa.Memalukan tidak tahu!Tapi kamu faham apa maksudnya? So, buktikanlah kamu mahasiswa.hehe

Di pelbagai belahan dunia, perubahan sosial politik menempatkan pemuda sepanduk hadapan. Peranannya menyeluruh, tak hanya mata air, tapi juga hulu, hilir sampai muara, bahkan pemuda sebagai air atau sumber energi perubahan. 

Tambahan yang bergelar mahasiswa dan mantan mahasiswa.Hidup kamu akan dibelenggu pakaian dalam PTPTN.Tapi masih ramai yang tidur diulit mimpi indah ibarat PTPTN sebagai medan dipentas untuk menerima hadiah anugerah cemerlang.

" Peduli apa aku ,diorang nak politik saja,aku nak belajar sebab tu aku datang Universiti "
Tak faham aku!!Selamat tinggal..




ATAUPUN




Tapi lagi hairan,bila bercakap hal ini boleh pulak .....

Shopping, makan KFC..MCD,game PS3,Dating & hidup mesti up to date

-hP touch-screen
-Laptop nak e-pal
-Make-up: eye-shadow,blusher.....
-Jam GUCCI ( xmain la Rm10)
-Bla..Blaa..bllaaa...

p/s : maybe lebih kepada nasihat diri


Golongan muda sepatutnya bebas daripada unsur-unsurlain ketika  memperjuangkan sesuatu isu. Ini bagi menunjukkan bahawa mahasiswa itu bebas dalam menentukan halatuju mereka tanpa ditentukan oleh pihak lain, samada pembangkang ataupun kerajaan.

Meneliti isu PTPTN daripada pelbagai sudut. Positif dan juga kesan negatifnya secara berilmiah.
Jika dapat dijimatkan wang dari subsidi RM17 billion setahun menangung Penjana Tenaga Bebas (IPP) dan RM28 bilion setahun yang rugi akibat kelemahan pengurusan kerajaan seperti yang ditegur oleh laporan Ketua Audit Negara, RM45 bilion setahun dapat dijimatkan dan negara sepatutnya tidak ada masalah lagi hendak menanggung RM43 bilion .
So,Tunggu apa lagi!!
Bangkitlah kalian..hulurkan tangan..sedarkan insan...






mAI BlajAQ CAkAP kEdAH

video

hampa semua ni mesti suka!! ??

kata hati


 
Jejak-jejak langkahku
Bagaikan lemran waktu
Apakah ku masih bisa terus melangkah
Serpihan hihupku ‘kan ku bangun
di atas satu cinta

Subhanallah aku mencintainya
Subhanallah aku menyayanginya
Dari ufuk timur hingga ke barat
Selalu dihatiku

Subhanallah aku mencintainya
Subhanallah aku menyayanginya
Dari ufuk timur hingga ke barat
Selalu dihatiku

Subhanallah aku mencintainya
Subhanallah aku menyayanginya
Dari ufuk timur hingga ke barat
Subhanallah aku mencintainya
Subhanallah aku menyayanginya

Dari ufuk timur hingga ke barat
Subhanallah aku mencintainya
Subhanallah aku menyayanginya
Dari ufuk timur hingga ke barat

Subhanallah aku mencintainya
Subhanallah aku menyayanginya
Dari ufuk timur hingga ke barat
Selalu dihatiku

 
 

 
 
 
 
 



 

SUBJEK GRAFIK







SELAMAT DATANG!
AHLAN WA SAHLAN!
WELCOME TO MY BLOG!


Pertamanya terima kasih buat Miss Nurul Fathihin binti Mohd Noor sebagai guru subjek Grafik.

Beliau telah member tugasan sepanjang semesti 2,Kuliah Quran Dengan Multimedia,Universiti Sains Islam Malaysia iaitu pembikinan sebuah blog.

InsyALLAH, pembikinan blog saya selepas ini akan diperbaharui dan akan berjalan seperti biasa.
Terkini saya akan menerima pelawat dari rakan-rakan sekelas dan terutamanya guru saya yang masih kelihatan muda =)

Terima kasih juga buat rakan online yang terdahulu,sekarang dan selamanya yang tetap member perangsang kepada saya dalam kita berkongsi laman blogger.
SEKIAN…




 Saya suka grafik dan madam saya  nak 4.0 =)

WANITA CANTIK!

cantik kan gambar ni....
tapi saya bukan nak bagitahu siapa pengarang jantung saya...


Pagi-pagi kelebek laptop oren saya hari ini tetiba jumpa gambar ini.Rasa cantik sangat.Mungkin kerana mimpi mendapat sekuntum bunga ros segar.Bangun pagi hujai renyai-renyai bertambah lagi nak sambung berangan.Bagi wanita bila tengok bunga merah hati ini pun boleh senyum seorang,apatah lagi boleh tidur diatasnya.Tinggi betul cita-cita tambahan hari ini.Senyum ^_^


sebut     ROS           terbayangkan      PEREMPUAN
sebut     PINK         terbayangkan       PEREMPUAN
sebut     CANTIK   terbayangkan       PEREMPUAN


Benarlah syair telah menyebut dan mengatakan bahawa wanita hiasan duniawi.

Banyak kelebihan wanita untuk dirungkaikan.Hari ini kita boleh lihat wanita bukan sahaja hiasan duniawi malahan wanita boleh menggegarkan dunia dengan kelembutan dan kadang-kadang boleh membuatkan dunia seakan terbalik dengan tersalah langkahnya didalam keistimewaanya.


Kesalahnya mungkin boleh dikategorikan oleh saya sebagai tanda akhir zaman mungkin.Jangan sesekali meletakkan 101% kesalahan pada mereka yang bergelar gadis secara lazimnya.Mungkin kata-kata saya ini membuatkan anda sebagai pembaca mengatakan saya pembela wanita-wanita murahan diluar sana.Kita harus sedar bahawa sekarang kita sebagai ummat islam berada diambang bahaya dan teramat bahaya.Remaja khasnya lebih di ajar kehidupan secara librelism berbanding kehidupan islamic.Mereka yang boleh saya katakan masih mentah di dalam ilmu islam tidak boleh membezakan permata dan kaca,islam atau nafsu,atau lebih senang untuk dikatakan bahawa " jajahan akal dan fikiran "

~ ISLAM KAN BERSAUDARA ~


Bagi yang masih mencari apa itu islam juga boleh tersalah sasar dengan termasuk didalam penipuan tudung labuh dan serbannya atau songkok dan kopiah putihnya.Zaman sekarang ,jika Lisa Suriani boleh dikategorikan actor paling popular malahan juga golongan ini turut menyertainya.Mereka berlakon seolah seakan-akan memahami agama dan menarik ramai remaja yang mula berjinak-jinak dengan agama.Tambahan pula kuasa internet yang hanya dihujung jari dan terdapat pelbagai laman web yang boleh merosakkkan akidah sebagai ummat islam.


Masih tidak boleh dinafikan bahawa gerbang ilmuan masa kini sudah terbuka luas.Sebagai manusia bijak carilah ilmu dipelusuk alam mahupun diluar planet.Ikhlas mungkin menjadi kunci untuk menerima hidayah dari Ilahi. Doalah pada tuhan pengusa langit dan bumi.

Ingatkah kamu pada kalamNya :
" SESUNGGUHNYA ALLAH AKAN MENGANGKAT DARJAT  HAMBANNYA YANG BERILMU "





Tetapi saya teramat hairan + pelik manusia dan insan yang amat mengenali agama masih di alam dunianya sendiri dan malahan lebih dhaif dari seorang mualaf yang amat dahagakan kehidupan seorang islam. Bukan untuk menuding jari tetapi sebagai peringatan diri yang semakin terpesong melihat keindahan dunia ini.Segan lah kita dimata manusia kerana manusia dicipta dari Penciptanya yang kita wajib segani.


Jika tidak mampu menjadi PENDOKONG agama,
Jadilah sebagai seorang PENYOKONG agama,
DAN bukanlah seorang PENGONGKONG kepada agama.







Blogger Template by Blogcrowds